Sajak dan Puisi

Beri Aku Seribu Pena

Menjalani hidup di lorong waktuMu Adalah anugerah terindah bagi sebuah keikhlasan Menyelami setiap detik yang bergerak Mengayuh perlahan di tepian doa Aku ingin banyak sekali bercerita Tentang mukjizatMu yang membentang luas tak bertepi Aku ingin semua orang tahu itu Sehingga tak ada kebimbangan bagi hambaMu tuk melangkah Aku tahu tidak banyak yang bisa aku lakukan [...]

Categories: Sajak dan Puisi | Tinggalkan Komentar

Berlalu

Bila berlalu adalah pilihanmu Jadikan keteguhan hati sebagai tonggaknya   Untuk semua yang berlalu Kuyakin makna tersimpan rapi di setiap luka   Bukan sekedar berlalu K arena akan selalu hadir saat untuk menyapa   Hidup ini terlalu pilu Untuk sebuah penyesalan   Goreskan semua yang telah berlalu Agar kuyakin saat mentariMu ada…   Jakarta, 11 [...]

Categories: Sajak dan Puisi | Tinggalkan Komentar

Waktu Langit Ingin Bertemu Bumi

Ya Allah Ya Tuhanku… Izinkan aku mengerti dan memahami semua ini Memahami yang Engkau sembunyikan jauh disana Di tempat dimana kedamaian bukanlah berarti petaka bagi yang lain Bagi yang bukan segolongan Dimana hati ini berlabuh ya Allah… Di muara sungai keabadianMu saja mauku Yang aku yakini dan aku ingini Menjadi kebahagiaan bagi semua manusia yang [...]

Categories: Sajak dan Puisi | Tinggalkan Komentar

Penjara

Lelaki itu duduk bersahaja di hari pertama dirinya terkurung dalam jeruji besi itu Tidak ada pengadilan sebelumnya Tirani mengurung keadilan waktu itu Hanya kertas dan pensil yang ia butuhkan Untuk melepas penat, pedih, dahaga jiwa yang meronta   Ini bukanlah jeruji yang pertama baginya, pikirnya Hanya makhluk berjiwa kerdil yang cuma bisa mengeluh tanpa berbuat [...]

Categories: Sajak dan Puisi | Tinggalkan Komentar

Priokku Berdarah (Lagi)

Seringkali yang terjadi di sekitar kita, tidaklah yang seharusnya terjadi Begitu juga pagi hari kemarin… Pagi dikala matahari bersinar cerah membangunkan aktifitas pinggiran pantai di belahan jakarta utara Waktu kala itu bergulir tidak semestinya Besi beradu memecah sunyi Parang berkilau di kancah pencarian nafsu dunia Dimana hati hendak berlabuh sekarang Kala separuh jantung sudah layak [...]

Categories: Sajak dan Puisi | Tinggalkan Komentar

Terima Kasih Telah Melupakan Saya

Perlahan tapi pasti sang waktu akan memakan usia… Derai tawa kemarin… laksana panggung boneka di pesta ulang tahun memanjakan setiap mata yang memandang membawa kebahagiaan di tiap tarikan nafas Derai tawa kini… adalah ujian batin yang rapuh memandang indahnya bintang di malam hari yang datang dan pergi di sapu badai Derai tawa esok… merangkai butir-butir [...]

Categories: Sajak dan Puisi | Tinggalkan Komentar

Euforia Mantan Pacar

Sesaat jantung berhenti berdetak… menyelami jiwa yang disana adakah engkau tahu asaku masih melekat sempurna Hari demi hari berlalu… balok-balok ingatan tersusun kembali membentuk mahligai indah nostalgia Tidur tidak pernah selelap ini… mimpi tidak pernah seindah ini saat jiwa diketuk halus oleh kenangan masa lalu Masihkah tersisa sedikit asa kalau ini hanyalah sebuah dongeng lucu, [...]

Categories: Sajak dan Puisi | 1 Komentar

Terlalu Mahal

Malam-malam insomnia yang panjang, membawaku terlarut dalam penantian, menanti berakhirnya sebuah kebodohan Akankah kesadaran bangkit di awal, ataukah di akhir Ataukah pingsan selamanya Aku sangat berharga untuk sebuah kebodohan, lebih tepatnya terlalu berharga untuk menjadi linglung dan terhanyut selamanya Melodi ini panjang, menyeretku tanpa arah dan tujuan membabi buta tidak karuan Yang aku tahu hanyalah [...]

Categories: Sajak dan Puisi | Tinggalkan Komentar

Kupu-Kupu

(Dedicated to all person who believe that life is about Metamorphosis) Lelah sudah perjalanan ini ditempuh mengemban harap, tak kunjung sirna Disini semuanya kembali jadi awal Saat takdirMu menyentuh tubuhku Perlahan kuendapkan langkahku untuk kemudian bertafakur kepadaMu Saat itu dingin tak lagi kurasa karena perlahan tubuh ini digelayuti hening hening yang menyejukkan tubuh membalut setiap [...]

Categories: Sajak dan Puisi | Tinggalkan Komentar

Paceklik Akhir Tahun

Lembar demi lembar kisah telah dilalui menepis duka menggenggam harap Tak satupun terlewatkan luka sesaat lama rasanya bahagia sekali tak sampai sedetik Terseok-seok meraih mimpi yang tak pernah jadi bunga tidur asa menggunung, tangan tak sanggup meraih cukupkan ikhlas menjadi penunjuk arah saat angan tak lagi sesuai tujuan Bergemalah di seluruh nusantaraku : “Robbana atina [...]

Categories: Sajak dan Puisi | Tinggalkan Komentar

Blog pada WordPress.com. Tema: Adventure Journal oleh Contexture International.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.