Terima Kasih Telah Melupakan Saya

Posted on

Perlahan tapi pasti
sang waktu akan memakan usia…

Derai tawa kemarin…
laksana panggung boneka di pesta ulang tahun
memanjakan setiap mata yang memandang
membawa kebahagiaan di tiap tarikan nafas

Derai tawa kini…
adalah ujian batin yang rapuh
memandang indahnya bintang di malam hari
yang datang dan pergi di sapu badai

Derai tawa esok…
merangkai butir-butir harapan yang tak pernah putus
menjadikannya kebahagiaan abadi di tiap tetes air mata

Mungkinkah didamba setiap kerinduan yang pernah ada ?

Atas nama cinta abadi, terima kasih telah melupakan saya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s