The Journeys

Posted on

Hidup dimaknai oleh sebagian orang sebagai sebuah perjalanan. Kumpulan juta, miliar atau bahkan triliun langkah dalam menapaki relief permukaan bumi. Tak terhitung pengalaman mendaki dan terperosok ke dalam jurang pengetahuan yang di dapat dalam memaknai hidup itu sendiri.

Lebih dari 10 penulis muda mencoba memaknai sebagian hidupnya dalam rangkaian perjalanan wisata menarik dalam buku berisi kumpulan kisah perjalanan wisata penuh warna ini.

Dibuka dengan kisah menarik seputar menyusuri negeri para matador yang diberi judul Mengejar Mimpi, Kereta Pagi dan Tapas Andalusia, buku ini mengajak pembacanya untuk menyelami keunikan budaya dan ragam kehidupan hampir separuh isi permukaan bumi.  Daratan eropa dengan karakter makanan khas dan bangunan-bangunan bersejarah yang senantiasa terpelihara, menjelajah kawasan Asia nan eksotis adalah kepuasan tersendiri bagi siapapun yang menyukai kisah petualangan. Tidak ketinggalan pula kawasan penuh sengketa, Israel, yang menyimpan berjuta misteri dibalik kehidupan kota pelabuhannya. Pengalaman pasangan muda di sebuah kota wisata yang dilindungi UNICEF di belahan Afrika barat dilengkapi dengan tips ringkas menarik tentang apa-apa saja yang layak dan tidak layak dilakukan di ‘benua hitam’ tersebut dapat dijadikan panduan ringkas dan menambah penghuni gudang pengetahuan tentang daratan yang langka dimasukkan dalam daftar tujuan wisata penduduk Indonesia ini. Benua Amerika dan seluk beluk kemegahan bangunannya mendapat tempat tersendiri di hati seorang penulis yang mendapatkan makna sebuah hubungan kekerabatan disana.

Saya semula menyangka bahwa buku ini hanya memuat berbagai perjalanan wisata ke kota-kota di luar negeri kita tercinta ini. Ternyata saya keliru. Karimunjawa – Surga Indonesia dan Sompral adalah 2 cerita pendek tentang eksotisme wilayah Indonesia yang sebagian besar kuasai oleh air dan makhluk didalamnya. Kehidupan di bawah air wilayah Indonesia yang seringkali justru diselami oleh warga negara asing yang merindukan indahnya pesisir pantai tropis milik kita ini. Lepas dari apapun alasan dibalik semua itu, buku ini telah turut memberikan pandangan singkat tentang bagian indah dari bangsa yang sedang tersaruk-saruk menorehkan jejak langkah menuju kemakmuran sejati ini.

Adhitya Mulya, Alexander Thian, Farida Susanty, Gama Harjono, Ferdiriva Hamzah, Okke ‘Sepatumerah’, Raditya Dika, Trinity, Valiant Budi, Ve Handojo, Windy Ariestanty, dan Winna Efendi telah membagi warna warni langkah kakinya untuk pembaca Indonesia yang mempunyai jiwa travelling ataupun yang sekedar ingin menggali makna kehidupan melalui beragam kisah perjalanan wisata dalam buku ini.

Jakarta, 25 Mei 2011

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s